Kamis, 30 Januari 2014

Make Up Pagi


Buat ngisi waktu luang dan berhubung udah selesai kuliahnya, iseng-iseng ikutan kursus kecantikan. Dari pada ga ada kegiatan ya udh saya mendaftarkan diri di Salon Christanti dan Kursus.
Ada tiga program yang ditawarkan yaitu : Program Kursus Singkat, Program Kursus Lengkap dan Program Kursus Kecantikan. Dari ketiga program yang ditawarkan tersebut, saya mengikuti kursus singkat yaitu ikut kelas make up yang dikenai biaya administrasi sebesar 500k. Kursus ini terdiri dari 2x pertemuan untuk praktek make up pagi dan 2x pertemuan untuk praktek make up malam. Waktu kursusnya ada yang jam 10.00WIB ada juga yang jam 14.00WIB. 
Yang minat kursus bisa langsung mendaftarkan diri ke Salon Christanti dan kursus yang ada di Jl. Kaliurang Km. 6,5 A5 Yogyakarta. Atau yang pengen nanya-nanya dulu bisa hubungi nomor ini 0274-880485.

Kalo pengen ikut, ga usah repot-repot beli alat dan kosmetik soalnya udh disediakan disana. Jadi, tinggal datang trus langsung praktek deh. Oia, biasanya saya klo praktek ngajak temen saya buat jadi model alias kelinci percobaan riasan saya, hehehe. Tapi pernah sekali karena temen-temen saya pada sibuk jadi modelnya disediakan dari salon. Durasi kursusnya sie tergantung kebutuhan waktu praktek, tapi biasanya sie saya menghabiskan waktu sekitar 60-90 menit. Mentornya baik dan ramah serta tidak sungkan-sungkan berbagi banyak ilmu. Tidak hanya mengenai cara merias wajah tetapi juga share tentang produk-produk kosmetik yang bagus dan menunjang untuk make up yang awet. 

Dipertemuan pertama pada hari Rabu tanggal 8 Januari, saya sempat membuat ulasan tata cara make up untuk riasan pagi, yaitu sebagai berikut : 
  • Step 1 : Bersihkan wajah menggunakan susu pembersih dari bagian bawah wajah menuju keatas dengan gerakan memutar secara perlahan hingga susu pembersih rata. Kemudian dibersihkan menggunakan tissue wajah hingga bersih. Setelah bersih, gunakan face tonic dan lap seluruh permukaan kulit wajah menggunakan kapas.
  •  Step 2 : Untuk kulit kering olehkan pelembab keseluruh bagian wajah, diamkan beberapa saat, kemudian oleskan foundation. Sedangkan untuk kulit normal maupun berminyak, setelah dibersihkan langsung menggunakan foundation tanpa mengoleskan pelembab. Gunakan foundation pada wajah dengan menggunakan spon yang telah dibasahi air terlebih dahulu dengan cara menepuk-nepuk hingga foundation merata di permukaan wajah. Secagai catatan, jangan meratakan foundation menggunakan spon dengan cara ditarik karena foundation tidak akan melekat sempurna pada wajah. Dianjurkan menggunakan foundation yang bersifat cover agar dapat menutupi flek dan bekas jerawat. Penggunaan foundation dapat diaplikasikan pada bibir, kelopak mata, dan alis (hanya setengah kebawah alis untuk alis yang tidak dirapikan/dicukur) agar hasilnya maksimal.
  • Step 3 : Gunakan bedak tabur dengan cara yang sama dengan menggunakan foundation yaitu ditepuk-tepuk hingga merata di seluruh permukaan kulit wajah. Spon yang digunakan tidak perlu dibasahi dengan air, dianjurkan menggunakan spon yang kering dan lembut. Bedak tidak diaplikasikan pada kelopak mata. Catatan dalam menggunakan bedak, apabila foundation berwarna lebih gelap dari kulit wajah, maka bedak yang digunakan satu tingkat lebih terang. Begitu juga sebaliknya, apabila foundation lebih terang dari kulit wajah, maka bedak yang digunakan satu tingkat lebih gelap dari foundation.
  •  Step 4 : Langkah selanjutnya merapikan alis. Merapikan alis dapat dilakukan dengan menggunakan sikat alis bagi alis yang tebal dan dapat diaplikasikan eyeshadow berwarna coklat agar wajah tidak terkesan galak. Untuk alis yang tipis, dapat dipertebal dan dipertegas dengan dilukis menggunakan pensil alis. Untuk terlihat natural gunakan pensil alis yang berwarna coklat. Langkah untuk melukis alis menggunakan pensil alis yaitu bentuk satu titik sebagai patokan dengan menggunakan pensil alis yang ujung bawah pensil tertempel pada cuping hidung, tegakkan posisi pensil hingga ujung pensil yang lancip mengenai alis. Langkah selanjutnya, masih dengan posisi pensil bagian bawah menempel pada cuping hidung, buat titik pada ujung alis dimana pensil menjadi satu garis lurus dibawah bagian ujung mata. Jika sudah menentukan titik awal dan titik akhir melukis alis, maka pensil alis dapat diarsir dari titik awal hingga pertengahan alis dan diselesaikan dengan membuat garis sesuai alur alis hingga titik akhir. Setelah itu samarkan arsiran pensil dengan menggunakan pensil alis. Lakukan hal serupa pada alis bagian lain.
  •  Step 5 : Pengaplikasian eyeshadow pada kelopak mata yang dapat disesuaikan dengan pakaian yang digunakan. Gunakan eyeshadow yang berwarna cerah pada kelopak dalam mata dari ujung dalam melengkung hingga ujung luar dari kelopak mata. Pada tahap ini pewarnaan dapat dipadupadankan sesuai selera dan keinginan. Langkah selanjutnya pertegas eyeshadow mata menggunakan warna yang lebih gelap dengan cara mengaplikasikannya dari ujung mata bagian luar lebih tebal melengkung sesuai dengan ukuran bola mata hingga bagian dalam lebih tipis. Setelah itu, aplikasikan eyeshadow berwarna terang seperti putih atau pink pucat sebagai highlight. Gunakan brush kecil untuk membuat gradasi/mencampur warna antara highlight dan garis yang mempertegas riasan eyeshadow dari dalam ujung mata bagian atas hingga luar, jangan sampai mengenai aplikasi eyeshadow yang pertama. Lakukan hal serupa pada kelopak mata yang lainnya.
  • Step 6 : Mengunakan eye-liner pada bagian atas bulu mata sesuai dengan alat yang digunakan yaitu ang berbentuk cair maupun pensil. Usahakan aplikasi eyeliner pada mata berbentuk rapi  dan bagian ujung berbentuk lancip. Tebal tipis eyeliner disesuaikan dengan bentuk mata dan sesuai dengan keinginan. Setelah selesai dan dilakukan pada bagian yang lain, aplikasikan diatas bulu mata kelopak bawah mata dari ujung bagian luar mengarah kedalam. Bagian ujung luar lebih tebal dari pada bagian dalam agar mata terkesan sempurna dan tampak besar.
  • Step 7 : Menjepit bulu mata menggunakan penjepit bulu mata yang kemudian mengaplikasikan mascara baik pada bulu mata atas maupun bulu mata bawah secara merata. Rapikan.
  • Step 8 : Gunakan brush yang besar, lebar dan lembut untuk mengaplikasikan blush-on pada pipi agar terlihat merona. Pilihan warna dapat disesuaikan ataua sesuai selera, dapat pula mencampurkan dua warna. Brush yang telah mengulas blush-on ditipiskan terlebih dahulu sebelum diaplikasikan pada pipi di tangan agar tidak menggumpal. Kemudian aplikasikan brush pada tulang pipi dengan cara memutar dari bawah hingga ujung pelipis. Aplikasikan pula pada pipi yang satunya. Bagi wajah yang tidak memiliki tulang pipi, agar mengetahuinya maka model perlu tersenyum agar terlihat tulang pipinya.
  • Step 9 : Oleskanlah lipstick pada bibir secara merata. Warna dapat desesuaikan dan sesuai selera.
  • Step 10 :Aplikasikan bedak padat pada wajah sebagai sentuhan akhir.
NB :  Selama merias usahakan tangan tindak menyentuh wajah yang telah diaplikasikan foundation maupun bedak.


Dipertemuan berikutnya saya hanya melakukan praktek yang kurang lebih seperti yang sudah saya tulis diatas. Untuk make up malam tahapan-tahapannya pun sama seperti hal-hal yang disebut diatas, namun ada beberapa tambahan yaitu memilih warna eye-shadow yang terang agar terkesan glamor, mengusapkan bedak padat yang berwarna terang pada bagian kantung mata, dsb.  Berikut saya sertakan hasil riasan saya :
(saya dan model :):):) )


(Nie hasil riasan make up pada pertemuan pertama...
Modelnya Nada temenku)


(Masih sama Nada,
tapi ini versi make up malam,,
ayu tenan rek!!! )
(Ni pertemuan ketiga,,
lupa namanya siapa,,,
yang pasti nie model yang disediakan sama salon)
(Nie pertemuan terakhir,, Modelnya Lilis Rumalutur
dia sepupu kekasih saya ..cantik kan????)







Menyenangakan apabila telah berhasil membuat orang lain terlihat lebih cantik. Terima kasih untuk mentor dan Salon Christanti&Kursus..lain waktu saya ingin ikut kelas mahir untuk make up ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar